SEKILAS INFO
Selamat Datang di Website Amir Mahmud Center
Jumat, 5/12/2025

Karakteristik Fundamentalisme

Oleh. Amir Mahmud ( AMC )

Fundamentalisme dapat dipahami sebagai suatu paham atau aliran yang berpegang teguh pada ajaran agama atau ideologi tertentu secara literal, kaku, dan tanpa kompromi terhadap perubahan zaman maupun penafsiran yang lebih moderat. Paham ini umumnya muncul sebagai respons terhadap perubahan sosial, politik, atau budaya yang dianggap mengancam nilai-nilai inti yang diyakini oleh suatu kelompok. Dalam konteks keagamaan, fundamentalisme mengacu pada interpretasi yang sangat literal terhadap teks-teks suci, di mana agama tidak hanya dianggap sebagai urusan pribadi, melainkan sebagai sistem yang mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk hukum, moralitas, dan tatanan sosial.

Salah satu karakteristik utama dari fundamentalisme adalah penolakan terhadap pluralitas dan perbedaan. Para penganutnya sering kali percaya bahwa hanya satu kebenaran absolut yang sah, yakni ajaran atau tafsiran yang mereka yakini, dan mereka cenderung menolak atau bahkan memusuhi keberadaan pandangan lain. Meskipun demikian, penting untuk dipahami bahwa tidak semua fundamentalis melakukan kekerasan atau pelanggaran hukum. Fundamentalisme lebih berfokus pada keyakinan ideologis atau teologis, dan tidak selalu berkembang menjadi tindakan ekstrem, seperti yang terjadi dalam radikalisasi atau terorisme. Editor.Amir