OLEH. AMIR MAHMUD
“Kemanusiaan tidak mengenal batas negara, agama, atau warna kulit.
Ketika tertumpah dan anak-anak menangis ketakutan, dunia harus
bersuara – bukan membisu.”
Dalam hiruk-pikuk perang dan ledakan kepentingan geopolitik, suara kemanusiaan kerap tenggelam oleh runtuhnya rudal dan retorika kekuasaan. Perang antara Israel dan Iran yang kini menghentak Timur Tengah bukan hanya ancaman bagi kawasan, tapi juga bagi kemanusiaan global. Di balik jargon “membela diri” dan “menumpas musuh”, yang menjadi korban tetaplah rakyat sipil — orang tua yang renta, anak-anak yang tidak Berdosa, serta masa depan yang seharusnya tumbuh dalam damai, bukan dalam bara.
Amir Mahmud Center (AMC ) berdiri di tengah arus ini untuk menyuarakan kedamaian, keadilan, dan kemanusiaan . Kami percaya bahwa tidak ada satu pun alasan yang bisa membenarkan terjadinya pembunuhan massal, mengirimkan fasilitas sipil, atau penjajahan terhadap bangsa lain — sebagaimana yang telah dialami rakyat Palestina selama puluhan tahun.
Perang Bukan Jalan Keluar
Serangan Israel ke wilayah Iran, dan respon keras Iran yang mengguncang jantung kota Tel Aviv, menunjukkan bahwa eskalasi militer bukanlah solusi. Bahkan justru membuka jurang baru yang mengancam meluasnya perang regional, bahkan global, ketika kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok mulai terlibat dalam narasi satu sama lain.
AMC menegaskan:
– Setiap bentuk kekerasan, apalagi yang melibatkan warga sipil, harus dihentikan.
– Blokade dan kematian yang terus-menerus di Gaza adalah bentuk pelanggaran HAM berat dan kejahatan genosida.
– Dunia internasional harus bersatu menegakkan hukum, bukan menjadi bagian dari pembiaran.
Palestina: Luka Dunia yang Belum Diobati
Kami menolak segala bentuk pengaburan fakta yang menempatkan Israel sebagai korban abadi, sementara dunia menutup mata terhadap Penderita Palestina yang berlangsung selama lebih dari tujuh dekade. Kelaparan massal, blokade total, dan kehancuran Gaza bukan sekadar konflik politik, tetapi tragedi kemanusiaan . Ini adalah noda sejarah yang akan mencoreng hati nurani global jika terus diamkan.
AMC untuk Perdamaian Dunia
Amir Mahmud Center mengajak seluruh elemen bangsa — akademisi, pemimpin agama, organisasi masyarakat sipil, dan media — untuk:
– Menghidupkan diplomasi damai, bukan menyulut narasi kebencian.
– Meyuarakan pembelaan kepada rakyat tertindas, terutama Palestina, atas dasar keadilan, bukan fanatisme.
– Mendorong Indonesia dan negara-negara Asia untuk aktif menjadi inisiator Dialog Kemanusiaan Global , demi mencegah eskalasi perang yang lebih luas.
Kami percaya, Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin , mengajarkan untuk menjadi penengah di saat dunia saling bermusuhan, dan menjadi penolong di saat yang lemah diinjak-injak.
Penutup: Seruan dari Hati Nurani
Dalam setiap darah yang menetes, dalam setiap ibu yang kehilangan anaknya, dan dalam setiap menjaga rumah yang dulu terisi canda, tersimpan seruan yang sama: “Cukup sudah.”
Sudah saatnya dunia menyadari:
– Damai tidak boleh kalah dengan senjata.
– Hak hidup tidak boleh ditawar oleh politik.
-Dan kemanusiaan harus menjadi landasan menjadi peradaban tertinggi.
AMC : Perang bukan jalan. Keadilan dan kemanusiaanlah solusinya. Editor. Amir

