SEKILAS INFO
Selamat Datang di Website Amir Mahmud Center
Jumat, 5/12/2025

Merawat Iman dan Kebersamaan di Masjid Baitussalam Candi Baru Gonilan, Kartasura, Sukoharjo

Editorial. Amir Mahmud Center (AMC) 

Setiap Ahad pagi, selepas sholat Subuh, suasana Masjid Baitussalam Candi Baru, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, senantiasa dipenuhi oleh kesejukan zikir dan semangat kebersamaan. Di bawah asuhan Sesepuh sekaligus Penasehat Masjid, Bapak Ustadz H. Miswadi, S.Pd.I, kegiatan Kajian Islam Rutin dan Sholat Syuruq telah menjadi tradisi yang hidup dan membumi di tengah masyarakat sekitar.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak lama ini bukan hanya sekadar majelis ilmu, melainkan ruang silaturahmi dan pembinaan hati. Setelah kajian dan sholat Syuruq, jamaah bersama-sama menikmati santapan pagi sederhana—sebuah simbol keakraban dan kasih sayang antarumat. Nuansa kekeluargaan begitu terasa, menyatukan jamaah dari berbagai kalangan: remaja, orang tua, dan masyarakat sekitar yang datang dengan semangat menimba ilmu dan mempererat ukhuwah.

Dalam berbagai kesempatan, Ustadz H. Miswadi selalu menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran beragama dalam kehidupan keluarga, sosial, dan kemasyarakatan. Beliau mengingatkan bahwa iman yang kokoh akan menjadi benteng di tengah kuatnya pengaruh budaya luar yang sering mengikis nilai keislaman. Oleh karena itu, pengajian ini tidak hanya berfokus pada pengetahuan agama, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran hidup beragama yang nyata.

Masjid Baitussalam dengan kegiatan rutinnya telah menjadi oase spiritual dan sosial bagi warga sekitar. Di sinilah nilai-nilai Islam dipraktikkan dalam bentuk sederhana: saling menyapa, berbagi, dan memperkuat tali persaudaraan lintas kelompok. Suasana hangat yang terbangun menjadi bukti bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat tumbuhnya peradaban — tempat di mana hati disatukan oleh nilai iman dan kasih sayang.

Dalam berbagai kesempatan berbicara, Ustadz H. Miswadi kerap mengingatkan, “Masjid bukan sekadar tempat sujud, tetapi tempat membangun kesadaran dan persaudaraan.” Pesan ini menjadi ruh dari kegiatan Ahad pagi di Masjid Baitussalam Candi Baru: membangun umat yang kuat dalam iman, lembut dalam pergaulan, dan kokoh dalam kebersamaan.

Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi, kegiatan semacam ini menjadi peneguh nilai-nilai Islam yang sejuk dan membumi. Masjid Baitussalam Candi Baru, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, hadir sebagai contoh nyata bagaimana komunitas kecil dapat menyalakan cahaya besar—cahaya kebersamaan, keimanan, dan kepedulian sosial yang menumbuhkan kehidupan umat di sekitarnya. Editor. Amir